segala macam turitorial , pengetahuan dan artikel menarik yang sedang marak diperbincangkan
Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Latest topics
» kelebihan dari berbisnis lewat google adwords
Sun Oct 09, 2011 8:30 pm by kavie

» IP Config yuk !!!
Sun Oct 09, 2011 3:22 am by kavie

» Untuk Penjualan: Blackberry 9800 Slider Obor dan iPhone Apple 4 32GB dan Nokia N8
Tue Dec 21, 2010 3:34 pm by maxismobilesdnbhd

» Untuk Penjualan: Blackberry 9800 Slider Obor dan iPhone Apple 4 32GB dan Nokia N8
Tue Dec 21, 2010 3:31 pm by maxismobilesdnbhd

» follow my blog
Fri Dec 10, 2010 6:32 pm by kavie

» apakah itu pendidikan Online?
Wed Nov 24, 2010 2:27 pm by master_of_forex

» VISI DAN MISI DUNIA BELAJAR
Wed Nov 24, 2010 1:24 pm by sonny

» Apple iPhone 4G 32GB
Wed Nov 24, 2010 1:13 pm by sonny

» Grafika Komputer dengan Visual Basic 6
Tue Nov 23, 2010 12:19 am by ridwan

Navigation
 Portal
 Indeks
 Anggota
 Profil
 FAQ
 Pencarian
Affiliates
free forum


IP Config yuk !!!

Go down

IP Config yuk !!!

Post  kavie on Sun Oct 09, 2011 3:22 am

Class | | Subnet Mask | Ip Adress

CLass A xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx 255.0.0.0 10.0.0.0

-------- ----------------------

N H

CLass B xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx 255.255.0.0 172.16.0.0

------------- -------------

N H

CLass C xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx 255.255.255.0 19.168.0.0

---------------------- ------

N H

CLass D xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx ( seluruhnya H )

Keterangan :

N => Net

H => Host

yang bersymbol " x " sebut saja octet => octet ( 8 baris )

setiap octet bernilai 1 byte ( atau nama lain octet )

1byte = 8 bit

jadi masing masing octet bernilai 1

1 1 1 1 1 1 1 1 1

Fungsi:

Net => Mengidentifikasi Class yang ada

Host=> Mengidentifikasi berapa banyak komputer yang bisa diberi / dkasih alamat

x tersebut hanya diisi oleh angka 1 dan 0 ( basis biner )

kemudian diisi oleh bilangan desimal

Subnet Mask => Pengidentifikasian

255=> dihasilkan dari 256 yang didesimalkan dari 2pangkat0 ke 2 pangkat7

1---------8

0---------7 <= selang 8 , tapi diawali dari 0 jadi 0,1,2,3,4,5,6,7

hal itu bisa disebut range ( jarak )

2 pangkat 8 didalam dunia per-IPan berarti 2 pangkat 7

karena diawali dari 2pangkat 0

Class C

Subnet mask => 255.255.255.0

IP => 192.168.0.0

Ada Ip yang tidak boleh digunakan atau dipakai ketika melakukan subnetting:

1) IP NET ( menandakan Ip itu ada berapa ( jumlah Ip berapa ) ) => 192.168.0.0

2) IP Broadcast ( menandakan range atau jarak ) => 192.168.0.255

dalam bahasa sederhana , Ip net sebut saja kepala

dan ip broadcast adalah ekornya ,

dalam bahasa sastra , Ip net disebut awalan (deduktif)

dan sebaliknya ip broadcast disebut akhiran (induktif)

IP

Total Host => 256

Available host => 254 ( karena 2 nya sebagai ip net dan ip broadcast )

Host boleh diganti ganti nomornya

tetapi net tidak boleh karena sudah ada perjanjian atau syarat yang telah disepakati

Prefix/ CIDR menunjukan default class C => di frefix /24 255.255.255.0

setiap Prefix terdapat komponen , antara lain , Subnet Mask , Total Host , available host , subnet

Prefix | Subnet Mask | Total Host | Available Host | Subnet

/24 255.255.255.0 256 254 1

/25 255.255.255.128 128 126 2

/26 255.255.255.192 64 62 4

/27 255.255.255.224 32 30 8

/28 255.255.255.240 16 14 16

/29 255.255.255.248 8 6 32

/30 255.255.255.252 4 2 64

Subnet dari prefix 24 ~ 30 adalah hasil kelipatan dua

Available Host = Total Host - 2

Subnet mask dari prefix 24~30 adalah hasl penambahan total host dari 23~30

subnet mask semakin tinggi apabila prefix 24~30

dan sebaliknya semakin rendah nilai angkat host nya apabila prefix dari 30~24

subnet adalah hasil pembagian antara total host prefix 24 ke prefix yang lainnya

contoh subnet prefix 27 , berarti Total Host 24 : Total Host 27 = 256 : 32 = 8

atau contoh lain , misalkan subnet prefix 30 , berarti total host 24 ; total host 30 = 256 : 4 = 64

contoh

SM:255.255.255.128

192.168.0.128

192.168.0.0 ~ 192.168.0.167

192.168.0.0 => IP NET

192.168.0.167=> IP Broadcast

192.168.0.1 ~ 192.168.0.166 => Range

---------------------------

192.168.0.128 ~ 192.168.0.255

192.168.0.128=> IP NET

192.168.0.255=> IP Broadcast

192.168.0.129 ~ 192.168.0.254 => Range

2 skema diatas disebut subnet 0 dan subnet 1

subnet 0 memiliiki nama lain antara lain subnet ke 1

dan subnet 1 memiliki nama lain antara lain subnet ke 2

2 skema atau pola diatas tidak dapat melakukan ping antar IP

karena sudah berbeda ( overload capacity )

Range adalah selisih jarak dari IP NET ( kepala ) dan IP Broadcast ( ekor )

Sangat simple menghitung IP Net

dari prefix mana pun , asalkan tahu rumusnya :

Total Host + (Total host - 1)

atau kalau lebih mendetail dan lebih cepat cara menghitung Subnet selanjutnya

gunakan rumus:

subnet a x total host

keterangan :

a = angka/bilangan ke-

subnet = angka , ( contoh subnet 1 setara dengan angka 1 , subnet 2 setara dengan angka 2 ,dsb )

Total Host dikalikan 2 mulai dari subnet 3 atau subnet ke 2

contoh : misalkan mencari subnet dari prefix 26

total host dari prefix 26 adalah 64 . Jadi ,

subnet 0 otomatis angka nya 0 ( 0x64)

subnet 1 angkanya 64 (1x64)

subnet 2 angkanya 128 (2x64)

subnet 3 angkanya 192 (3x64)

dan cara mencari IP Net yang melebihi subnet 3

gunakan rumus:

[ Total subnet a x total host ] + total host - 1

jadi , saat untuk mendapatkan hasil yang benar maka sesuaikan proses

subnet , samakan jumlah subnet dengan proses tersebut diakhiri angka 255

contoh :

Dik:

prefix 26

subnet = 4

Total Host = 64

192.168.0.192 - 192.168.0.x

dit: available host dan x ?

available host a = total host a - 2

= 64 - 2

= 62

( mengapa di kurang 2 ? karena 2 adalah komponen IP Net dan IP Broadcast , ke 2 tersebut tidak boleh dipakai )

x ?

192 adalah subnet ke 4 atau subnet 3

jadi 192 apabila pembaginya dapat dihasilkan angka 64

maka , hasilnya adalah 3 ( sama yang dimaksud dari subnet 3)

IP Net = [ Total subnet a x total host ] + total host - 1

( 3 x 64 ) + 64 - 1

192 + 64 - 1 = x

x = 192 + 63 = 255

dan cara mencari IP Broadcast secara cepat dan tidak membutuhkan kerja 2x lipat

setelah kalian mendapat IP Net nya ,

inilah rumus cepatnya :

[[ subnet a+1 ] x Total Host ] -1

atau

[[subnet a-1] x Total Host ]- 1] + 2 x Total Host

ketentuannya sama seperti IP Net , digunakan untuk subnet ke 3 dan seterusnya

contoh :

Dik :

prefix 27

subnet 7

Total Host =32

Dit ; IP Broadcast Subnet 7?

masukan rumusnya

[[ subnet a+1 ] x Total Host ] -1

[[ subnet 7 + 1 ] x 32 ] -1

[ subnet 8 x 32 ] -1

8 x32 -1

256 - 1 = 255

atau

[[subnet a-1] x Total Host ]- 1] + 2 x Total Host

[[ subnet 7-1]x32]-1]+ 2 x 32

[[subnet 6 x32]-1]+ 2 x 32

[192-1]+2 x 32

191 + 2 x 32

191 + 64

255

atau contoh lain :

contoh

Dik:

prefix 29

subnet 27

Dit:

IP Broadcast Subnet 27?

[[ subnet a + 1 ] x Total Host ] -1

[[ subnet 27 + 1 ] x 8 ] -1

[ subnet 28 x 8 ] -1

28 x 8 -1

224 - 1 = 223

atau

[[subnet a-1] x Total Host ]- 1] + 2 x Total Host

[[ subnet 27 - 1 ]x 8] -1]+ 2 x 8

[[subnet 26 x 8 ]-1] + 2 x 8

208-1 + 2 x 8

207 + 16 = 223

kalau kalian masih penasaran ke subnet selanjutnya

tinggal terusin aja dengan rumus yang lebih singkat lagi , seperti

IP Broadcast Subnet a = IP Broadcast subnet a-1 + Total Host

IP Broadcast subnet 27 = 223

jadi tinggal tambahkan saja

Subnet a = Total subnet a-1 + Total Host

Subnet 28 = IP broadcast subnet 28-1 + Total Host

Subnet 28 = IP Broadcast subnet 27 + 8

Subnet 28 = 223 + 8

Subnet 28 = 231

ingat !!! Total Subnet a = 256 / Total Host a -1

Available Host a = Total Subnet a - 2

Selamat mencoba , masih beginner tapi coba coba , Insya Allah jadi Winner Sangat senang

itu masih kelas C , yang kelas B belum nih Smile
avatar
kavie
member

Jumlah posting : 78
Join date : 30.03.09
Age : 24

Lihat profil user http://kavie-design.indonesianforum.net

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik